You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RSKD Duren Sawit Layani 22 Panti Sosial di Jakarta
photo Nurito - Beritajakarta.id

RSKD Duren Sawit Layani Pasien dari 22 Panti Sosial di Jakarta

Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Bahkan, RSKD Duren Sawit juga melayani pasien dari 22 panti sosial di Jakarta

Pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan

Wakil Direktur Keuangan dan  Umum RSKD Duren Sawit, Helmi mengatakan, layanan bagi warga binaan sosial panti meliputi pasien gangguan jiwa dan non-gangguan jiwa.

"Saat terjadi pandemi COVID-19, RSKD Duren Sawit juga menjadi rumah sakit rujukan," ujarnya, saat Rapat Monitoring dan Evaluasi Standar Pelayanan Kesehatan di RSKD Duren Sawit, Jumat (8/3).

Anwar Hadiri Pencanangan Rumah Sehat untuk Jakarta dan BIAN di RSKD Duren Sawit

Helmi menjelaskan, memasuki usia ke-22 tahun, RSKD Duren Sawit juga terus berkomitmen meningkatan kualitas pelayanan. Salah satunya, melalui pengembangan gedung baru empat lantai.

"Targetnya, pembanguan selesai dalam waktu delapan bulan," terangnya.

Menurutnya, saat ini juga sedang dibangun akses jalur evakuasi dari gedung lama ke gedung baru. Sehingga, ketika ada bencana, jalur evakuasi sudah tersedia dan bisa dimanfaatkan untuk penyelamatan.

"Rumah sakit ini bukan hanya melayani warga Jakarta. Namun, dari daerah sekitar Jakarta juga tetap dilayani dengan baik," ungkapnya.

Sementara, Wakil Direktur Pelayanan RSKD Duren Sawit, Opy Dyah Paramita, menambahkan, upaya peningkatan layanan juga dikakukan dengan menyiapkan Poliklinik dan ruang tunggu pelayanan khusus rujukan dari 22 panti sosial.

"Kami menyiagakan dokter spesialis gangguan jiwa dan dokter umum yang setiap harinya. Sejak pertengahan tahun 2023 hingga Februari 2024 ada sekitar 200 pasien rujukan dari 22 panti sosial ke RSKD Duren Sawit," bebernya.

Ia menambahkan, RSKD Duren Sawit memberikan pelayanan optimal kepada semua masyarakat, tidak terkecuali warga binaan sosial dari panti.

"Kami sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan," ucapnya.

RSKD Duren Sawit, Opy memaparkan, memberikan delapan jenis layanan rawat jalan pasien gangguan jiwa dan 19 layanan non-rawat jalan pasien non-gangguan jiwa.

"Layanan itu antara lain, rawat jalan gangguan belajar, rawat jalan gangguan jiwa anak dan remaja, medical check up, rawat jalan gangguan jiwa dewasa, antidemensia, penyakit dalam hingga bedah umum," tandasnya.

Untuk diketahui, RSKD Duren Sawit berdiri sejak 19 Juni 2002 dan diresmikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Ruang rawat inap dari semula hanya memiliki 122 tempat tidur, saat ini sudah mencapai 480 tempat tidur. Sebanyak 40 persen kapasitas dialokasikan untuk pasien non-gangguan jiwa.

Menariknya, jika warga yang akan berobat ke RSKD Duren Sawit tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan maka cukup menunjukkan KTP, KK maupun identitas lainnya.

Adapun total jumlah pegawainya saat ini mencapai 817 orang meliputi tenaga medis dan non-medis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4821 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2976 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1777 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1765 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1738 personNurito